Gus Luqman: PMII Harus Perjuangkan Independensinya

18087_10204385896910380_1732409810223697447_nKiai nyentrik pengasuh Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan ini menilai bahwa PMII lebih baik dan akan cepat berkembang apabila berada di luar struktural Nahdlatul Ulama (NU), dan menganjurkan kepada kader PMII untuk terus berjuang dalam rangka mempertahankan independensinya.

“Di dalam struktural ataupun di luar struktural, roh PMII sampai kapanpun tetap Nahdlatul Ulama hal ini di buktikan dengan getolnya PMII memperkenalkan ASWAJA ke kalangan mahasiswa” tuturnya saat sambutan penutupan TOF PC PMII Pacitan 18 Maret lalu.

Kiai yang juga Wakil Ketua Tanfidhzyah Nahdlatul Ulama (NU) Jawa timur ini juga menyebutkan bahwa jika masuk ke struktural Nahdlatul Ulama (NU), justru PMII akan semakin kerdil, karena idelismenya akan mudah untuk dibatasi. Padahal dalam berfikir, mahasiswa harus di beri kebebasan seluas-luasnya selama tidak menyimpang dari norma-norma yang menjadi pegangan organisasi.

“PMII nggak apa apa berfikir agak liar sedikit, asal tidak radikal” ucapnya kemudian.

Akhir-akhir ini memang santer diisukan tentang kembalinya PMII menjadi Banom Nahdlatul Ulama, bahkan oleh PBNU di intruksikan untuk kembali, dan ini akan menjadi bahasan serius pada muktamar Nahdlartul Ulama ke 33 di jombang, bulan Agustus mendatang. Di sinyalir ada ancaman jika PMII tidak kembali, Nahdlatul Ulama (NU) akan mendirikan banom baru untuk mewadahi mahasiswa di tubuh Nahdlatul Ulama (NU).

Namun, kata Gus Luqman, jika kemudian PMII harus benar-benar kembali menjadi Banom Nahdlatul Ulama (NU), maka kader PMII wajib untuk mematuhinya. Namun sebelum hal itu di putuskan kader PMII harus memperjuangkanya sekuat tenaga karena PMII menjadi besar seperti sekarang ini salah satu faktor penujjangnya adalah independensinya terhadap Nahdlatul Ulama (NU).

“sebelum hal tersebut di putuskan, kalian harus berdarah-darah untuk memperjuangkan independensi PMII” Imbuhnya.

Posted on Maret 20, 2015, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: