Bumikan PMII, PK PMII KI Ageng Petung dan PK PMII Mangkubumi Gelar MAPABA

20151225_153008[1]Jum’at, 24 Desember 2015 – Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) merupakan tahapan awal yang dimulai dalam proses kaderisasi PMII. Bertempat di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pacitan kegiatan tersebut berlangsung.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Pacitan Sapto Pitoyo, Ketua satu Amrudin dan Ketua dua Winaryo. Kegiatan tersebut diikuti oleh delegasi enam kampus di pacitan, yaitu stainu, stkip, stitmuh, staifa, mahad aly at tarmasie dan stie widya wiwaha yang berjumlah 25 mahasiswa.

Ketua pelaksana, indra hermawan mengatakan mapaba ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh komisariat ki ageng petung dan komisariat mangkubumi. Dia juga menambahkan bahwa dengan tema “Menumbuhkan Kreatifitas Mahasiswa Untuk Kemandirian Bangsa” di gagas guna mempersiapkan generasi bangsa yang mampu menjawab atas problematika yang sedang dihadapi bangsa insonesia, khususnya dalam menyongsong era globalisasi MEA 2016.

Angga Rahma Sujana dan Fitriyaningrum, menyampaikan ini adalah agenda yang mana di gagas secara khusus untuk mencetak generasi-generasi pembaharu bangsa, sehingga pemuda indonesia, khususnya pacitan mampu menjawab berbagai hal tantangan yang berkaitan dengan kondisi kekikinian yang ada di pacitan.

Dalam sambutanya, Sapto Pitoyo mengatakan “sahabat-sahabat peserta mapaba adalah generasi muda yang terpilih secara khusus, karena melalui kawah candra dimuka PMII kalian semua akan dicetak menjadi generasi yang berbeda dengan pemuda umumnya”.

Mengutip bahasa bung karno “berilah aku seribu orang tua niscaya akan aku cabut gunung semeru, tetapi berilah aku sepuluh pemuda pasti akan aku goncangkan dunia” imbuhnya.

Sapto Pitoyo juga berpesan, kegiatan ini janganlah dijadikan seremonial semata, yang mana bisa datang dan pergi sesuka hati, tetapi mampulah tuk selalu memberikan warna nyata terhadap bangsa dan negara.

Bila kita berproses setengah-setengah maka jadinya akan setengah-setengah pula, tetapi apabila kita mampu berproses dengan luar biasa dengan sgala dinamikanya, maka kita pasti akan mampu menjawab tantangan yang ada di depan mata, tutupnya. (Sap)

Posted on Desember 25, 2015, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: